Museum Toilet Korea: Sensasi yang Bikin Mikir Keras (dan Pengen Pipis)

Museum Toilet Korea: Sensasi yang Bikin Mikir Keras (dan Pengen Pipis)
Oke, guys, jujur aja nih, siapa yang kepikiran kalo di Korea Selatan, negara yang modern dan high-tech abis itu, ada museum…toilet? Gue juga awalnya mikir ini cuma hoax atau lawakan receh. Tapi ternyata, Museum Toilet Korea itu beneran ada! Dan percayalah, pengalaman ke sana itu lebih mind-blowing daripada nonton inception sambil makan kimchi pedes.
Jadi gini ceritanya, waktu gue lagi browsing destinasi wisata anti-mainstream di Korea, eh nemu artikel tentang Haewoojae, yang artinya "rumah tempat orang melepaskan kekhawatiran". Nama keren buat toilet, kan? Ternyata, museum ini dibangun untuk menghormati Sim Jae-duck, walikota Suwon yang punya obsesi tinggi sama toilet bersih dan sanitasi. Beliau bahkan ngelahirin ide gerakan "Toilet Bersih" di Korea. Salut sih sama dedikasinya, walaupun agak nyeleneh juga.
Dari Rumah Toilet Jadi Museum Toilet

Sebelum jadi museum, Haewoojae ini adalah rumah pribadi Sim Jae-duck. Yang bikin epic, rumahnya itu berbentuk toilet duduk! Iya, beneran! Rumahnya dua lantai, atapnya melengkung kayak tutup toilet, dan ada sistem sanitasi canggih di dalamnya. Gue bayangin gimana ya tinggal di rumah yang bentuknya toilet? Apa tiap pagi sarapan di atas kloset? Eww, gak kebayang deh!
Setelah Sim Jae-duck meninggal, rumah toilet ini diwariskan ke kota Suwon dan diubah jadi museum. Proses transformasinya sendiri lumayan effort, karena rumahnya harus direnovasi dan area di sekitarnya ditata jadi taman yang luas. Taman ini diisi sama berbagai macam patung toilet dari berbagai zaman dan negara. Dari toilet jongkok kuno sampe toilet modern yang auto-flushing, semuanya ada!
Masuk ke Dunia Per-Toilet-an yang Bikin Ngakak

Pas pertama kali masuk ke area museum, gue langsung disambut sama patung-patung toilet yang bentuknya aneh-aneh. Ada toilet berbentuk singa, toilet berbentuk naga, bahkan toilet berbentuk…gue gak bisa jelasin deh, terlalu absurd! Rasanya kayak lagi masuk ke dunia mimpi Salvador Dali yang isinya cuma toilet.
Di dalam museumnya sendiri, gue belajar banyak tentang sejarah toilet dan sanitasi di Korea dan seluruh dunia. Dari zaman kerajaan Silla yang punya toilet mewah buat bangsawan, sampe zaman perang Korea yang serba kekurangan sanitasi, semuanya diceritain dengan detail. Gue juga baru tau kalo toilet itu punya peran penting dalam budaya dan kepercayaan masyarakat Korea. Dulu, orang Korea percaya kalo hantu suka bersembunyi di toilet, jadi mereka harus hati-hati kalo mau buang air. Serem juga ya!
Selain sejarah, di museum ini juga dipamerin berbagai macam alat dan perlengkapan yang berhubungan sama toilet. Ada pot kamar kuno, alat membersihkan toilet zaman dulu, bahkan koleksi kertas toilet dari berbagai negara. Gue sampe bingung, kenapa orang repot-repot ngumpulin kertas toilet? Tapi ya sudahlah, namanya juga museum.
Toilet Jongkok vs. Toilet Duduk: Pertempuran Abadi

Salah satu hal yang paling menarik perhatian gue di museum ini adalah perbandingan antara toilet jongkok dan toilet duduk. Sebagai orang Indonesia yang udah terbiasa sama toilet jongkok, gue ngerasa agak aneh pas liat toilet duduk di Korea. Jujur aja, gue lebih nyaman jongkok sih, berasa lebih alami aja gitu. Tapi ya balik lagi ke selera masing-masing.
Di museum ini, dijelasin kalo toilet jongkok itu lebih higienis karena kita gak bersentuhan langsung sama permukaan toilet. Tapi toilet duduk lebih nyaman buat orang yang punya masalah lutut atau punggung. Intinya sih, gak ada yang lebih superior di antara keduanya. Yang penting, toiletnya bersih dan berfungsi dengan baik.
Lebih dari Sekadar Museum Toilet

Museum Toilet Korea ini bukan cuma sekadar tempat buat ngeliat-liat toilet. Lebih dari itu, museum ini ngajak kita buat mikir tentang sanitasi, kesehatan, dan kebersihan. Kita jadi sadar kalo toilet itu bukan cuma tempat buat buang hajat, tapi juga bagian penting dari kehidupan manusia. Sanitasi yang baik bisa mencegah penyakit, meningkatkan kualitas hidup, dan bahkan mempengaruhi peradaban.
Gue jadi inget, di beberapa negara berkembang, akses ke toilet bersih dan sanitasi masih jadi masalah besar. Banyak orang yang terpaksa buang air di tempat terbuka, yang bisa nyebabin penyebaran penyakit dan masalah lingkungan. Museum Toilet Korea ini jadi pengingat buat kita semua, bahwa sanitasi itu hak asasi manusia yang harus diperjuangkan.
Pengalaman Absurd Lainnya di Suwon

Setelah puas ngubek-ngubek Museum Toilet, gue mutusin buat jalan-jalan di sekitar Suwon. Ternyata, Suwon itu kota yang lumayan charming juga. Gue sempet nyobain makanan lokal yang enak-enak, ngeliat arsitektur tradisional yang indah, dan belanja oleh-oleh buat keluarga di rumah.
Tapi ada satu kejadian absurd yang gak bakal gue lupain. Pas lagi jalan di pasar tradisional, tiba-tiba ada nenek-nenek yang nyamperin gue dan nawarin…celana dalam! Iya, celana dalam bekas! Gue kaget dong, langsung geleng-geleng kepala sambil bilang "Aniyo, gwaenchana!" (enggak, makasih!). Nenek itu malah ketawa-ketawa dan terus nawarin celana dalamnya. Akhirnya gue kabur deh, takut kenapa-kenapa.
Insight Budaya dan Pelajaran Berharga

Walaupun agak absurd, perjalanan gue ke Museum Toilet Korea dan Suwon ini ngasih gue banyak insight budaya dan pelajaran berharga. Gue jadi lebih sadar tentang pentingnya sanitasi, kebersihan, dan kesehatan. Gue juga belajar kalo Korea itu bukan cuma soal K-Pop dan drama Korea, tapi juga punya sejarah dan budaya yang unik dan menarik.
Selain itu, gue juga belajar buat lebih open-minded dan menerima perbedaan budaya. Apa yang menurut kita aneh atau tabu, mungkin aja wajar atau bahkan dianggap penting di budaya lain. Intinya sih, jangan gampang nge-judge dan selalu berusaha buat memahami orang lain.
Kesimpulan: Worth It Nggak ke Museum Toilet Korea?

Jadi, guys, worth it nggak sih ke Museum Toilet Korea? Menurut gue, absolutely yes! Museum ini menawarkan pengalaman yang unik, lucu, dan mendidik. Lo bakal belajar banyak tentang sejarah toilet dan sanitasi, sambil ngakak-ngakak ngeliat patung-patung toilet yang aneh-aneh. Selain itu, lo juga bisa jalan-jalan di Suwon dan nyobain makanan lokal yang enak-enak.
Buat lo yang suka wisata anti-mainstream dan pengen dapet pengalaman yang beda dari yang lain, Museum Toilet Korea ini wajib banget buat dikunjungi. Dijamin, lo gak bakal nyesel deh! Dan siapa tau, setelah dari sana, lo jadi lebih menghargai toilet bersih dan sanitasi yang baik. Cheers! Sekarang, gue jadi pengen ke toilet… mendadak kebelet!
Posting Komentar untuk "Museum Toilet Korea: Sensasi yang Bikin Mikir Keras (dan Pengen Pipis)"
Posting Komentar